MU Kehilangan Identitasnya sebagai Klub yang Ditakuti

MU Kehilangan Identitasnya sebagai Klub yang Ditakuti

Liga Inggris – Manchester United saat ini sedang berada dalam bahaya karena nyaris kehilangan identitasnya sebagai sebuah klub yang ditakuti. Hal ini diungkapkan oleh mantan pemain MU, Viv Anderson.

Viv menilai dibawah kepemimpinan Jose Mourinho MU telah kehilangan tanduknya dan kini menjadi setan merah yang tak lagi menakutkan. Sejak menggantikan posisi Louis van Gaal sebagai manajer ‘The Red Devil’ pada tahun 2016, Mourinho memang telah memenangkan tiga trofi dan terakhir musim kemarin berhasil membawa MU berada di tempat kedua di Liga Premier.

Meski berhasil meraih sejumlah prestasi, namun, kegagalannya untuk meniru ‘cara kerja Manchester United’ telah menyebabkan kritik dari beberapa pendukung setia MU.

Baca Juga:

Citra United yang dibangun oleh Sir Matt Busby lebih dari enam puluh tahun yang lalu, yang didefinisikan sebagai komitmen tak kenal putus asa untuk menyuguhkan tontonan sepakbola yang menghibur dan tak kenal takut, kini telah hilang di bawah asuhan Mou.

Tak seperti Sir Alex Ferguson yang menerapkan filosofi itu dengan sepenuh hati dan mampu memberikan efek yang menghancurkan selama 26 tahun pemerintahannya sebagai manajer, Mourinho justru dinilai tak mampu melakukan hal tersebut.

“Apa yang terjadi sekarang, tidak membantu identitas klub,” kata Anderson kepada MUTV, Rabu (5/9). “Klub-klub yang ada mampu terkenal karena bermain dengan cara mereka yang unik. Seperti MU yang memiliki filosofi, ketika Anda mencetak empat gol, kami akan mencetak lima. Tapi sayangnya filosofi Jose tidak seperti itu.

“Filosofi utamanya adalah defensif dan menang melalui serangan balik. Itu mengesankan, tapi itu bukan cara Manchester United,” tegasnya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan